1.
Pengertian Karya Tulis Ilmiah
Karya tulis
ilmiah adalah tulisan yang disusun secara sistematis berdasarkan hasil
pemikiran, kajian pustaka, atau penelitian, yang bertujuan menyampaikan
informasi secara objektif, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara
ilmiah.
Menurut Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karya ilmiah adalah karya tulis yang
dibuat dengan menggunakan kaidah ilmiah dan berdasarkan hasil penelitian atau
kajian yang sistematis dan logis (KBBI Daring, 2024).
“Karya tulis
ilmiah merupakan tulisan yang menyajikan hasil pengkajian atau penelitian,
dengan metode yang sistematis dan terstruktur, serta berlandaskan data dan
fakta.”
(Suryabrata, 2013, Metodologi Penelitian)
2. Tujuan
Karya Tulis Ilmiah
Tujuan
penulisan karya ilmiah antara lain:
- Menyampaikan hasil penelitian secara
objektif dan sistematis.
- Melatih keterampilan berpikir kritis dan logis
dalam memecahkan masalah.
- Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi,
dan seni.
- Meningkatkan keterampilan menulis akademik,
termasuk menyusun argumen dan data secara koheren.
- Memberikan solusi atau rekomendasi terhadap
suatu permasalahan melalui pendekatan ilmiah.
“Penulisan
karya ilmiah bertujuan untuk menyampaikan informasi faktual, memecahkan
masalah, dan berkontribusi terhadap pengetahuan ilmiah.”
(Keraf, 2004, Argumentasi dan Narasi)
3.
Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah
Berikut
beberapa jenis KTI berdasarkan tujuannya dan lingkupnya:
|
Jenis |
Penjelasan Singkat |
|
Makalah |
Karya ilmiah
sederhana berdasarkan kajian pustaka atau observasi singkat. |
|
Artikel
Ilmiah |
Tulisan
ringkas yang dimuat dalam jurnal atau media ilmiah, berisi gagasan, hasil
kajian, atau penelitian. |
|
Skripsi |
Karya ilmiah
akhir jenjang S1, berdasarkan penelitian dengan metode ilmiah. |
|
Tesis |
Karya ilmiah
akhir jenjang S2 yang lebih kompleks dan analitis dari skripsi. |
|
Disertasi |
Karya ilmiah
akhir jenjang S3, bersifat original dan memberikan kontribusi nyata pada
ilmu. |
|
Laporan
Penelitian |
Dokumentasi
sistematis hasil penelitian dari suatu kegiatan ilmiah. |
|
Karya Tulis
Ilmiah Populer |
Artikel
ilmiah yang disampaikan dengan bahasa ringan untuk publik umum. |
“Karya tulis
ilmiah dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkat akademis dan kompleksitas
kajian, mulai dari makalah hingga disertasi.”
(Zamroni, 2010, Menulis Karya Ilmiah)
4. Struktur
Karya Tulis Ilmiah
Struktur umum
KTI umumnya terdiri atas:
- Halaman Awal
- Sampul, lembar pengesahan, kata
pengantar, daftar isi, daftar tabel/gambar (jika ada)
- Bab I – Pendahuluan
- Latar belakang, rumusan masalah,
tujuan, manfaat, ruang lingkup, dan sistematika penulisan
- Bab II – Tinjauan Pustaka / Kajian Teori
- Landasan teori, kerangka berpikir,
dan hasil penelitian sebelumnya
- Bab III – Metode Penelitian
- Pendekatan, jenis penelitian,
teknik pengumpulan dan analisis data
- Bab IV – Hasil dan Pembahasan
- Data hasil penelitian dan
analisisnya
- Bab V – Penutup
- Kesimpulan dan saran
- Daftar Pustaka
- Referensi yang digunakan
- Lampiran
- Data mentah, instrumen, dokumen
pendukung
“Struktur karya
ilmiah harus sistematis dan logis agar pembaca mudah mengikuti alur pemikiran
penulis.”
(Sugiyono, 2019, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif)
5. Ciri
Kebahasaan Karya Tulis Ilmiah
Kebahasaan
dalam karya ilmiah memiliki ciri sebagai berikut:
- Menggunakan bahasa baku dan sesuai kaidah
EYD.
- Objektif, tidak mencampurkan opini pribadi
tanpa dasar ilmiah.
- Logis dan sistematis, ide disusun runtut dan
koheren.
- Konsisten, dalam istilah, format penulisan,
dan rujukan.
- Menghindari bahasa kiasan atau gaya sastra.
- Menggunakan istilah teknis sesuai bidang
keilmuan.
Contoh:
Salah (subjektif): Saya merasa metode ini paling baik.
Benar (objektif): Metode ini terbukti paling efektif berdasarkan
hasil analisis regresi linier berganda.
“Bahasa ilmiah
bersifat lugas, jelas, dan menghindari bias serta emosi.”
(Alwasilah, 2005, Pokoknya Menulis)
Daftar
Pustaka
- Alwasilah, A. C. (2005). Pokoknya Menulis.
Bandung: Kiblat Buku Utama.
- Keraf, G. (2004). Argumentasi dan Narasi.
Jakarta: Gramedia.
- Suryabrata, S. (2013). Metodologi Penelitian.
Jakarta: Rajawali Pers.
- Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif
dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
- Zamroni. (2010). Menulis Karya Ilmiah.
Yogyakarta: Tiara Wacana.
- KBBI Daring. (2024). Diakses dari:
https://kbbi.kemdikbud.go.id