Rabu, 04 Maret 2020

Biografi Benjamin Franklin


Benjamin Franklin
Benjamin Franklin adalah tokoh Amerika Serikat yang terkenal dan telah meninggalkan banyak karya dalam hidupnya. Franklin lahir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, 17 Januari 1706. Ia merupakan anak ke 15 dari 17 bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai pembuat sabun dan lilin. Franklin hanya bersekolah selama 2 tahun. Ia bersekolah di sekolah biasa selama satu tahun dan belajar di bawah bimbingan guru pribadi salama satu tahun. Pada umur 12 tahun, Franklin bekerja di percetakan kakaknya. Ketika berumur 15 tahun Franklin mencetak Koran “New England Cuorant”, Koran pertama yang independen dari kolonialisasi Inggris.
             Pada usia 17 tahun, Franklin pergi ke Philadelphia, Pennsylvania. Saat itu dia bekerja di sebuah toko yang menjual mesin cetak. Setelah beberapa bulan, gubernur Pennsylvania menganjurkan agar ia membuka  usaha percetakan surat kabar dan berjanji akan membantu usaha percetakan tersebut. Gubernur menyarankan Franklin untuk menuju London dan membeli perlengkapan mesin cetak. Setelah tiba di London Franklin sadar bahwa janji gubernur untuk membantunya hanya omong kosong belaka. Di London, Franklin dengan cepat bias menemukan pekerjaan. Tahun 1726 ada pedagang gandum yang menawarkan ia pekerjaan di Philadelphia dengan komisi yang besar. Untuk itu, ia memutuskan untuk pulang ke Benua Amerika.
            Pada tahun 1740, listrik adalah hal yang baru. Benjamin Franklin dan teman- temannya mulai menyelidiki fenomena listrik itu. Tahun 1750, Franklin pertama kali menemukan prinsip dari aliran listrik dan juga memberi tanda positif dan negatif untuk listrik. Dia kemudian pempublikasikan percobaan yang membuktikan bawa petir adalah listrik, dengan menerbangkan laying-layang pada saat badai. Tidak seperti yang digambarkan orang bahwa percobaan Franklin dilakukan dengan cara menerbagkan layang-layang dan menunggu hingga laying-layang tersebut disambar petir. Namun, Franklin menggunakan laying-layangnya hanya untuk mengumpulkan listrik dari awan badai.
            Percobaan terhadap listrik yang dilakukan oleh Franklin mengarahkan dia ke peenemuannya, yaitu penagkal petir. Dia menulis bahwa konduktor dengan ujung yang tajam memiliki kemampuan untuk menarik muatan listrik dan memiliki jangkauan penarikan yang lebih jauh dibandingkan konduktor dengan ujung yang tumpul. Dia menyimpulkan bahwa pengetahuan akan hal ini biasa digunakan untuk melindungi rumah dari bahaya tersambar petir, dengan memasang sebatang besi seruncing jarum dan diberi lapisan anti karat yang diarahkan ke langit, dan pada kaki besi diikatkan dengan kabel yang menuju tanah. Penangkal petir ini akan menarik muatan listrik yang ada pada awan menuju ke tanah sehingga muatan yang ada pada awan tidak cukup untuk menimbulkan petir dan kilat.
            Penemuan Benjamin Franklin seperti pengkal petir, kacamata, odometer, dan lainnya tidak pernah dipatenkan olehnya. Dalam biogrfinya, Franklin menulis : “..sama seperti saat kita menikmati keuntungan dari penemuan orang lain, kita seharusna gembira karena mendapatkan kesempatan untuk memberikan pelayanan kepada orang lain dengan penemuan-penemuan kita; untuk ini, kita harus memberikannya dengan bebas dan sepenu hati.”
            Benjamin Franklin meninggal di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, 17 April 1790 pada usia 84 tahun. Untuk menghormati jasa  Benjamin Franklin di bidang kelistrikan, namanya diabadikan sebagai stuan fisika franklin (Fr) atau statcoulom (statC) atau electrostatic unit of charge (esu) . Fr adalah satuan centimeter-gram-detik (cgs).

Penelitian Kualitatif

1. Pengertian Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif adalah pendekatan ilmiah yang digunakan untuk memahami makna, realitas sosial, a...